For the better view, please do the following step: 1. Read from computer 2. Zoom into 100% resolution 3. Say the words when you read
Thursday, August 4, 2011
Bellamore (2)
They said that it is Love when all you want is that person to be happy, even if you are not part of their happiness. So I guess it is truly Love that I've been feeling for you for all I want is to see you happy.
I can not give you the kind of Love that you've been searching all these times. You deserve someone who could be there for you in those coming years, and make every little details of your dream comes true. Someone who could grow old together with you ; laugh with you and wipe your tears away through good and bad times.
And for some reasons I knew I could never be that person for you, Lana. Your happiness is my only consideration, and that's the real reason why I have to let you go. Cerca di capire, please try to understand that...
Just remember that I will always love you-- Ti amo, di un amore che non morira'. And please promise me one thing--promise me that you'll find your own true love no matter what happen. Be happy with him, Lana. Be happy for me.
Arrivederci amore mio...
Son tuo sempre
Fabian
Sunday, July 31, 2011
Bellamore (1)
many wrong people before I meet the right one"
***********
Sedangkan diriku sendiri? Well, mungkin aku ibarat balon gas yang melayang di udara. Aku tidak sekonvensional dan sereligius Sissy, namun aku juga tidak seliar dan sekosmopolitan Tiar. In between. Ya, itulah aku.
"Makanya, kasih dong, Na, kasih aja..." olok TIar cepat.
Setiap kali mendengar aku putus cinta, Tiar memang senang mengolokku, menggodaku untuk melepaskan saja prinsipku itu dan memberikan apa yang diinginkan para pria yang kukencani selama ini. Namun seperti biasa usulannya ini takkan dibiarkan berlalu begitu saja oleh sahabatku yang satunya lagi. Sissy pasti akan langsung membalasnya tajam, sambil melontarkan tatapan yang seakan-akan berkata "tidak tahu malu" ke arahnya. Sementara Tiar sendiri akan berlagak tidak melihat sambil memainkan rokok putih di jemarinya yang selalu terawat rapi.
"Trus apa? Memangnya ada jaminan kalau sudah dikasih, pasti hubungan mereka akan sukses? Sama aja gambling tau..." balas Sissy.
"Yah tapi nggak ada salahnya kan dicoba? Daripada penasaran gitu..."
"Iih, emangnya bisa daur ulang? Sekali hilang, ya udah."
"So what? Nggak akan mati juga kan kalo udah kehilangan!"
"Betul, tapi ini kan masalah prinsip. Nggak setaiap orang seperti kamu, Tiar"
"Dan nggak setiap orang juga seperti elo, Sy," balas Tiar tak kalah cepat.
"Tapi setidaknya aku tahu prinsipku benar, jadi nggak ada salahnya kalau membagi prinsip tersebut ke orang lain. Sedangkan kamu sendiri, Tiar, sudah tahu salah, malah mau menjerumuskan orang ke lubang yang sama"
"Konon katanya, masalah benar dan salah itu cuma Tuhan yang tahu, dan hebatnya sampai detik ini belum ada yang berhasil membuktikan Tuhan itu ada. Nah, kalo keberadaan Tuhan saja masih diragukan, trus kenapa harus repot-repot memperdebatkan masalah benar atau salah? Itu namanya cuma buang-buang waktu bo!"
"Gila kamu, Tiar! Orang buta saja bisa melihat Tuhan itu benar-benar ada, masa kamu yang sehat jasmani nggak bisa?"
"Mana? Mana? Gue nggak lihat ada Tuhan?"
"Tuh, langit jagat raya, bumi beserta isinya, kamu pikir siapa yang bikin?"
"Ha...ha...ha... itu sih cuma omongannya para spiritualis yang memang nggak punya kerjaan selain ngayal yang bukan-bukan. Lagian memang langir, bumi, and the gank udah dari dulu ada begitu aja kok!"
"Sudah salah kok malah sok tahu. Nih, pernah dengar teori sebab-akibat?" Tampak Sissy tidak akan mengalah begitu saja kali ini. "Pasti belum, kan? Menurut para ilmuwan, keberadaan sebuah benda di dunia ini disebabkan oleh sesuatu yang menciptakannya, bukan muncul begitu saja. Misalnya, kamu ada di dunia ini karena orangtua kamu, begitu juga orangtua kamu ada karena orangtua mereka, dan seterusnya sampai manusia pertama diciptakan Tuhan. Begitu juga makhluk dan benda lainnya. Jadi jagat raya ini nggak mungkin muncul begitu aja kalau nggak ada yang menciptakan. Pasti ada kekuatan yang Maha Besar di luar sana yang memerintahkan gumpalan gas hidrogen dan helium untuk perlahan berputar, kemudian terbagi dalam pecahan-pecahan yang menjadi bintang-bintang, kemudian bintang-bintang tersebut mengalami proses kondensasi yang akhirnya akan menuju ke proses penciptaan bumi itu sendiri di jagad raya ini..."
"Tuh, tuh, itulah akibatnya kalau orang kebanyakan mikir kayak elo, Sy, semua dibuat susah! Ribet! Kapan elo bisa nikmati hidup kalau mikir begitu terus?!"
"Justru aku sedang menikmatinya sekarang. Bagiku hidup ini cuma perjalanan, bukan tujuan akhir. Kenikmatan abadi cuma ada nanti di akhirat, bukan di dunia ini."
"Haha! Basi! Ngapain nunda kenikmatan kalau bisa dirasain sekarang juga? Apalagi eksistensi konsep akhirat itu sendiri masih dipertanyakan..."
"Cuma orang-orang berpendidikan tinggi namun buta seperti kamu yang bisa ngomong kayak gitu, Tiar..."
"Justru karena gue berpendidikan, makannya gue nggak bisa nerima begitu aja konsep yang belum bisa gue jabarkan secara logika."
"Tapi logika manusia itu sangat terbatas, makanya tidak semua hal dalam kehidupan ini bisa dijangkau akal manusia."
"Sstt, udah deh! Udah! Jangan pada ribut! Orang lagi suntuk, malah pada berantem!," potongku kesal melihat kedia sahabatku yang bersitegang itu.
**************
... Berbagai teori dan pendekaran sudah kocba jabarkan. Bahkan pernah mati-matian aku menghitung dengan rumus probabilitas untuk melihat kemungkinan yang ada secara scientific. But, I just can not lie to myself.
Memang benar putus cinta itu sangat menyebalkan. Namun lebih menyebalkan lagi kalau harus mengorbankan prinsipku itu semata-mata demi mengharapkan cinta dari seorang pria. I just can't.
Thursday, July 28, 2011
Tak Seperti Dulu, ya kita
Mike Mohede – Tak Seperti Dulu
indah yang ku rasakan kini berakhir sudah
kau tinggalkan diriku setelah kau putuskan cintamu
tak ingin ku sesali meski tak pernah ku mengerti
kau tega palingkan hatimu di saat diriku jauh
dimanakah cinta yang dulu pernah kau puja
dimanakah hati yang dulu pernah kau beri
dimanakah janji setia yang pernah kita ikrarkan bersama dulu
kini semua tlah berlalu
bahagialah hidupmu bersama dia yang kau sayangi
ku ingin yang terbaik untukmu dan selalu untukmu
dimanakah cinta yang dulu pernah kau puja
dimanakah hati yang dulu pernah kau beri
dimanakah janji setia yang pernah kita ikrarkan bersama selalu
kini semua tlah berlalu, tak seperti dulu
Sunday, July 10, 2011
Absen
2. Ade Rifan Mulyana
3. Adiksi Muliawati
4. Adinda Kusumanegara
5. Alfian
6. Aminah Wardah
7. Annisa Rumaniah
8. Axel Geraldio
9. Bintara Adikusuma
10. Caecillia Citra W
11. Citra Pahlevi
12. Damar Ardian
13. Desi Nurrohmah
14. Devi Listi Widya
15. Emily Tagor
16. Gayatri Dwi Ganistri
17. Hasan Adrian
18. Henny Turiawisata
19. Humble Pentanaria
20. Husni Thamrin Pradipta
21. Irfan Victoryan
22. Irvi Sukmadinedja
23. Iwan Muhammad Abdul Aziz
24. Jenny Fifianda Yurisdina
25. Kamaluddin Ismah
26. Kenny Abdul Hafif
27. Mario Ruvenensia
28. Muhammad Ari Prasetya
29. Muhammad Arie Tamar
30. Mochammad Mujibul Islam
31. Natasha Willi Dorkoh
32. Oksal Dwi Putra
33. Penintha Aryadewi
34. Puspa Ghaning Drajat
35. Putri Riang Wasenang
36. Putri Sari Yulistriandani
37. Rafi Rahardian
38. Tegur Bahagia Ari
39. Vivi Rosma Permata
40. Widanta Retno Amalia
Tuesday, May 24, 2011
Friday, May 6, 2011
Paradiso Tersembunyi Tanah Pasundan
Green Canyon berada di Cijulang, Jawa Barat, yang berjarak sekitar 285 km dari Jakarta (31 km dari Pantai Pangandaran).
Tempat ini merupakan sekelompok gua, dengan stalagtit dan stalagmit yang tersembunyi di balik tebing-tebing hijau — mungkin itulah mengapa dinamakan Green Canyon, pelesetan dari Grand Canyon di Amerika Serikat. Orang setempat biasa menyebutnya Cukang Taneuh.
Untuk menuju ke gua, Anda harus menuju dermaga dan membeli tiket. Bila pergi pada saat hari libur (apalagi akhir pekan yang panjang), bisa dipastikan Anda harus menunggu beberapa jam hingga mendapat giliran menaiki perahu menuju gua.

Perahu-perahu wisata yang dioperasikan adalah milik masyarakat setempat, namun diatur oleh pemerintah kabupaten. Satu perahu dapat mengangkut hingga lima penumpang dengan harga sewa Rp 75.000. Bila ingin berenang di gua, Anda dapat menyuruh awak perahu menunggu, tentu dengan biaya tertentu.
Mereka akan meminta Rp 100.000 untuk seharian penuh, namun tentunya Anda tidak akan menghabiskan satu hari di sana. Tawarlah, mungkin Anda bisa mendapatkan Rp 80.000 di musim liburan dan Rp 50.000 ketika sedang sepi pengunjung.
Masing-masing perahu selalu menyediakan pelampung untuk penumpangnya, sehingga bila Anda kurang pandai berenang, jangan terlalu khawatir. Para pelancong biasanya juga memanfaatkan batu-batu gua untuk melompat ke air yang jernih.
Tempat ini masih bebas polusi, pemandangannya pun indah.
Apabila Anda tidak suka berenang, Anda dapat memanfaatkan waktu menikmati pemandangan, juga mengambil gambar. Sebelum pintu masuk gua, terdapat sebuah dermaga kecil yang biasanya digunakan oleh perahu untuk menunggu. Di sana ada beberapa pedagang yang menjual minuman dan makanan kecil.
Salah satu kekurangan dari Green Canyon adalah pemeliharaannya yang masih kurang baik, mungkin karena tempat ini merupakan objek wisata yang relatif baru. Di sini, hanya ada tiga toilet dan sebuah mushola kecil, padahal pada saat liburan pengunjung dapat mencapai hingga ratusan orang.
Namun, penduduk setempat mengambil untung dengan cara menyediakan kamar-kamar kecil dan tempat sholat yang lebih layak, hanya dengan tarif Rp 2.000. Tempat parkir yang ada di seberang dermaga cukup luas, dengan biaya Rp 3.000 untuk sehari penuh.
Di sekeliling area parkir terdapat deretan warung yang menjual nasi dan ikan bakar serta kelapa muda. Mungkin Anda juga ingin menikmati makanan lokal seperti lotek, karedok dan rujak tumbuk. Selain harganya murah, sangat cocok untuk mengisi perut setelah lelah bermain di gua!

Berperahu melewati tebing-tebing di kawasan Green Canyon. Kredit foto: Tempo/Aditya Herlambang Putra.
Menuju Green Canyon
Dengan mobil pribadi, dari Jakarta Anda dapat melalui tol Cipularang menuju Bandung. Keluar tol di Cileunyi, ikutilah jalan Ciawi-Nagreg menuju Tasikmalaya. Sebelum Rajapolah, Tasikmalaya, beloklah ke kanan dan ambil rute Ciamis-Banjar. Dari sana Anda akan melihat tanda-tanda yang menunjukkan arah ke Pangandaran. Waktu tempuh Jakarta-Cijulang 6-7 jam.
Apabila Anda akan menempuh perjalanan dengan kendaraan umum, dari Terminal Kampung Rambutan, PO Budiman menyediakan bus jurusan Pangandaran. Dari Grogol dan Tangerang juga ada beberapa bus yang melayani rute ini. Sesampainya di Pangandaran, Anda harus berganti bus yang menuju Cijulang. Terminal Cijulang berada sekitar 1 km dari Green Canyon.
Selain jalur darat, terdapat pula penerbangan Jakarta-Pangandaran melalui Bandung sehari sekali dari maskapai Susi Air. Anda sebaiknya memesan tiket jauh-jauh hari.
Informasi lainnya
Lebih baik Anda menyiapkan uang tunai yang cukup, karena ATM terdekat berada sekitar 1 km dari Green Canyon — di Bank BRI tepat di seberang kantor kecamatan Cijulang. Penduduk lokal yang saya temui mengatakan, mesin tersebut sering kehabisan uang tunai.
Bila hal itu terjadi, Anda akan terpaksa menempuh sekitar 4 km untuk mendapatkan mesin ATM berikutnya. Tentu Anda tidak ingin ini terjadi bukan?
Para pengunjung juga dapat melakukan body rafting di sekitar Gua Kelelawar. Aktivitas ini dikelola oleh para awak perahu bekerjasama dengan karang taruna desa setempat. Katakan pada awak perahu bahwa anda ingin melakukan body rafting dan mereka akan mengantar anda ke tempatnya. Waktu yang dibutuhkan sekitar 3-4 jam dan tentu saja dengan biaya tambahan
Tidak ada akomodasi di sekitar Green Canyon. Hotel paling dekat adalah di Panireman Riverside bibir sungai menuju ke Pantai Batu Karas, sekitar 15 menit dari Green Canyon. Hotel-hotel lain berada di sekitar Pantai Batu Karas, tempat wisata yang akan dibahas pada tulisan selanjutnya.
Source: http://id.travel.yahoo.com/jalan-jalan/99-paradiso-tersembunyi-tanah-pasundan?cid=today
Peribahasa (D)
- "Dahulu bajak daripada jawi."
- "Dahulu timah sekarang besi."
- "Dalam lautan bisa diduga, dalam hati siapa tahu."
- "Dangkal telah keseberangan, dalam telah keajukan."
- "Dari jung turun ke sampan."
- "Dari telaga yang jernih, tak akan mengalir air yang keruh."
- "Daripada hidup bercermin bangkai, lebih baik mati berkalang tanah."
- "Daripada hidup berputih mata, lebih baik mati berputih tulang."
- "Daripada hujan emas di negeri orang, lebih baik hujan batu di negeri sendiri."
- "Datang tampak muka, pulang tampak punggung."
- "Datang tidak berjemput, pulang tidak berantar."
- "Daunnya jatuh melayang, buahnya jatuh ke pangkal."
- "Dekat mencari induk, jauh mencari suku."
- "Deras datang, deras kena."
- "Diam di bandar tak meniru, diam di laut asin tidak."
- "Diam-diam penggali berkarat, diam-diam ubi berisi."
- "Diam emas, bicara perak."
- "Dianjak layu, dibubut mati."
- "Diberi kuku hendak mencengkam."
- "Diberi sehasta hendak sedepa."
- "Dibuat karena alah, menjadi murka karena alah."
- "Diganjur surut bagai bertanam."
- "Digantung tak bertali."
- "Digenggam takut mati, dilepaskan takut terbang."
- "Digila beruk berayun."
- "Diindang ditampi teras, dipilih antah satu-satu."
- "Diindang tidak berantah."
- "Di atas langit masih ada langit."
- "Di mana ada kemauan, di sana ada jalan."
- "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung."
- "Di mana tak ada lang, akulah lang, kata belalang."
- "Di mana tembilang terentak, di situ cendawan tumbuh."
- "Dimandikan dengan air segeluk."
- "Dinding sampai ke langit, empang sampai ke seberang."
- "Dinding teretas, tangga terpasang."
- "Dipandang dekat, dicapai tak dapat."
- "Di rumah beraja-raja, di hutan berberuk-beruk."
- "Disisih sebagai antah."
- "Dikasih hati minta jantung."
- "Dikati sama berat, diuji sama merah."
- "Dua kali pisang berbuah."
- "Duduk berkisar, tegak berpaling."
- "Duduk meraut ranjau, tegak meninjau jarah."
- "Duduk sama rendah, tegak sama tinggi."
- "Duduk seperti kucing, melompat seperti harimau."
- "Dunia tak selebar daun kelor."
Wednesday, May 4, 2011
Fakta-Fakta yang Diselewengkan Soal Penyerbuan Markas Osama bin Laden
REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Gedung Putih memang harus merevisi cerita tentang penyerbuan yang menewaskan Osama bin Laden di Abbottabad, Pakistan, demikian harian yang terbit di Inggris, Guradian, melaporkan. Media ini mencatat, banyak fakta yang berbelok tentang operasi penyerbuan itu, dan tentang Osama bin Laden sendiri.
Kini, rumah persembunyian Osama dijaga ketat aparat kepolisian Pakistan. Namun, banyak jejak Osama di sana yang sudah dihapuskan. Setidaknya, para prajurit Amerika yang telah menjelajahi bangunan tiga lantai itu membawa serta harddisk komputer dan dokumen berharga- termasuk juga tubuh Bin Laden yang berlumuran darah, yang kemudian dikubur di laut.
Keesokan harinya, intelijen Pakistan - marah karena tidak menerima informasi tentang penyerbuan itu. Mereka datang mengangkut furnitur dan barang-barang lain. Tapi itu tidak mungkin untuk menghapus setiap jejak drama yang menjadi akhir perburuan tersebut.
Apa saja fakta yang dibelokkan dari penyerbuan itu? Berikut data-data dari Guardian:
* "Ini adalah perak!" Yasser, bocah 12 tahun, menyatakan. Apa yang dipegangnya hanyalah potongan dari sebuah knalpot mobil biasa. Gambaran AS bahwa Osama tinggal di mansion mewah ikut mempengaruhi publik Pakistan, bahwa pimpinan Al Qaeda itu bergelimang kekayaan di akhir hayatnya. Seorang intelijen yang berkeliaran di dekatnya tampak gugup, sebelum menyambar anak dengan tangan dan membawanya pergi.
* Beberapa jam setelah kematian Bin Laden, para pejabat AS memberitahu bahwa ia melawan dan karenanya ditembak oleh tim khusus AL Amerika Serikat yang menyerbu lantai kedua dan tiga dari tempat persembunyiannya. Fakta itu ternyata tidak benar. Bin Laden tidak bersenjata, ditembak di kepala dan dada.
* Rincian lain menyebutkan ia menggunakan salah seorang istrinya sebagai tameng hidup. Faktanya, istrinya telah terluka di kaki sambil bergegas ke arah pasukan khusus sebelum ia terbunuh.
* Disebut-sebut, rumah persembunyian Osama bin Laden adalah sebuah mansion dekat markas tentara Pakistan berharga sewa jutaan dolar AS. Faktanya, rumah bertembok tinggi itu jauh dari gambaran itu; setidaknya terlihat dari cat bangunan yang terkelupas dan tak terawat, serta tak ada satupun AC di lantai-lantainya.
* Berbagai rincian, bagaimanapun, tetap kabur. Para pejabat Amerika mengubah versi awal mereka untuk mengungkapkan bahwa seorang perempuan yang tewas dalam serangan terhadap kompleks itu bukan istri Bin Laden.
Hal ini juga tidak jelas bagaimana Bin Laden, yang terpojok dalam ruangan di lantai tiga yang ditandai dengan kaca jendela hancur, melawan saat tentara AS menerobos ke kamarnya.
Peribahasa (C)
- "Cabik-cabik bulu ayam."
- "Cacat-cacat cempedak, cacat-cacat nak hendak."
- "Cacing menjadi ular naga."
- "Cadik terkedik, bingung terjual."
- "Calak-calak ganti asah, menunggu tukang belum datang."
- "Cencang dua segeragai."
- "Cencang putus, tusuk tembuk."
- "Cerdik perempuan melebuhkan, saudagar muda mengutangkan."
- "Cerdik tak membuang kawan, gemuk tak membuang lemak."
- "Cium tapak tangan, berbau atau tidak."
- "Coba-coba bertanam mumbang, siapa tahu jadi kelapa."
- "Condong yang akan menimpa."
Monday, May 2, 2011
8 kota dengan biaya parkir termahal di dunia
1. Inggris
Ya. Kota ini menerapkan tarif parkir termahal di dunia. Bayangkan saja, dalam sebulan parkir langganan di sana dikenai 578,87 pound sterling atau sekitar Rp8,3 juta.
2. Hongkong
Sebagai pulau yang lalu lintas keuangannya tinggi, Hong Kong termasuk kota yang sempit. Karena itu Hong Kong menerapkan tarif parkir langganan hingga Rp6,6 juta per bulan.
3. Tokyo
Kota metropolitan yang hyper-modern, Tokyo benar-benar ditata seefektif mungkin. 13 juta orang berdesakan tinggal di pusat kota dan 39 juta yang lain di pinggiran kota membuat Tokyo harus menjaga dari kemacetan.
Tak heran bila kota ini memasang tarif parkir Rp5,8 juta per bulan. Bahkan untuk tarif harian mencapai Rp773 ribu per kendaraan.
4. Roma
Mengemudi di Roma, Italia, adalah sebuah pengalaman yang sangat mengesankan. Anda bisa mengelilingi kota dengan keindahannya.
Tapi kalau untuk urusan parkir Anda harus merogoh kantong Rp5,4 juta dalam sebulan.
5. Swiss
Sangat mudah mengenang kota di Swiss ini. Kota yang dipenuhi dengan gedung-gedung kuno sebenarnya bukan tempat parkir ideal. Zurich tidak banyak memiliki tempat terbuka, seperti Australia. Tapi untuk urusan parkir, kota ini memasang tarif sangat tinggi, Rp5,35 juta per bulan.
6. Australia
Kota di Australia ini menempati urutan keenam untuk urusan perparkiran.
Bagaimana tidak, kota ini menerapkan tarif parkir langganan Rp5,2 juta per bulan per kendaraan.
7. Australia barat
Lagi-lagi Australia. Kota di Australia Barat ini menerapkan parkir yang sangat tinggi, meskipun penduduk di kota ini tidak lebih dari 7 ribu orang. Tarif parkir bulanan rata-rata di kota ini sekitar Rp5 juta.
8. Belgia
Ibukota Belgia ini menjadi salah kota termahal tarif parkirnya. Bagaimana tidak, tarif parkir di sana Rp4,8 juta per bulan.
Gima bro mau parkir di kota tersebut apa enggak!
Sumber = kaskus.us dengan sedikit editan di foto
Source (lagi) : http://kumpulan17.wordpress.com/2011/01/06/8-kota-dengan-biaya-parkir-termahal-di-dunia/
Peribahasa (B)
- "Badai pasti berlalu."
- "Badak makan anaknya."
- "Bagai air dengan minyak."
- "Bagai air di daun talas."
- "Bagai air titik ke batu."
- "Bagai alu pencungkil duri."
- "Bagai anjing beranak enam."
- "Bagai anjing melintang denai."
- "Bagai anjing menyalak di ekor gajah."
- "Bagai api dengan asap."
- "Bagai api dengan rabuk."
- "Bagai api makan sekam."
- "Bagai aur dengan tebing."
- "Bagai aur di atas bukit."
- "Bagai ayam bertelur di padi."
- "Bagai ayam lepas bertaji."
- "Bagai bara dalam sekam."
- "Bagai babi merasa gulai."
- "Bagai bertanak di kuali."
- "Bagai bulan kesiangan."
- "Bagai bumi dan langit."
- "Bagai cendawan dibasuh."
- "Bagai denai gajah lalu."
- "Bagai diiris dengan sembilu."
- "Bagai getah dibawa ke semak."
- "Bagai hujan jatuh ke pasir."
- "Bagai inai dengan kuku."
- "Bagai jampuk kesiangan."
- "Bagai kacang lupa akan kulitnya."
- "Bagai kambing dihela ke air."
- "Bagai kambing harga dua kupang."
- "Bagai katak dalam tempurung."
- "Bagai keluang bebar petang."
- "Bagai kena jelatang."
- "Bagai kerakap di atas batu, hidup segan mati tak mau."
- "Bagai kerbau dicocok hidung."
- "Bagai kucing dengan panggang."
- "Bagai kucing dibawakan lidi."
- "Bagai kucing menjemput api."
- "Bagai kucing tak bermisai."
- "Bagai kucing tidur dibantal."
- "Bagai kuku dengan daging."
- "Bagai kura dengan isi."
- "Bagai melepaskan anjing terjepit."
- "Bagai makan buah simalakama."
- "Bagai makan buah simalakama, dimakan ibu mati, tak dimakan ayah mati."
- "Bagai membandarkan air ke bukit."
- "Bagai meminum air bercacing."
- "Bagai menampung air dengan limas pesuk."
- "Bagai mencincang air."
- "Bagai mendapat durian runtuh."
- "Bagai mendapat gunung intan."
- "Bagai menegakkan benang basah."
- "Bagai menggantang anak ayam."
- "Bagai mentimun dengan durian."
- "Bagai musang berbulu ayam."
- "Bagai musuh dalam selimut."
- "Bagai orang kena miang."
- "Bagai padi makin berisi makin merunduk."
- "Bagai pagar makan tanaman."
- "Bagai pelanduk di cerang rimba."
- "Bagai pelita yang kehabisan minyak."
- "Bagai pinang dibelah dua."
- "Bagai pintu tak berpasak, perahu tak berkemudi."
- "Bagai pungguk merindukan bulan."
- "Bagai roda berputar."
- "Bagai sekam dimakan api."
- "Bagai semang kehilangan induk."
- "Bagai tanduk diberkas."
- "Bagai telur di ujung tanduk."
- "Bagaimana biduk, bagaimana pengayuh."
- "Bagaimana bunyi gendang, begitulah tepuk tarinya."
- "Bagaimana hari takkan hujan, katak betung berteriak selalu."
- "Bahasa menunjukkan bangsa."
- "Banyak anak banyak rezeki."
- "Bajak lalu ditanah yang lembut."
- "Baji dahan pembelah batang."
- "Bakar air ambil abunya."
- "Barang tergenggam jatuh terlepas."
- "Batu di pulau tiada berkajang."
- "Bayang-bayang sepanjang badan."
- "Bayang-bayang sepanjang tubuh, selimut sepanjang badan."
- "Bayang-bayang tidak sepanjang badan."
- "Beban berat, senggulung batu."
- "Belajar di yang pintar, berguru di yang pandai."
- "Belalang dapat menuai."
- "Belum besar sudah diambak."
- "Belum beranak sudah ditimang."
- "Belum bergigi hendak mengunyah."
- "Belum bertaji hendak berkokok."
- "Belum diajun sudah tertarung."
- "Belum dipanjat asap kemenyan."
- "Belum merangkak sudah belajar lari."
- "Belum tahu akan pedas lada."
- "Belum tentu, ayam masih disabung."
- "Belum tentu si upik si buyungnya."
- "Bengkok sedikit tak terluruskan."
- "Benih yang baik tak memilih tanah."
- "Beraja dihati bersutan dimata."
- "Berakal ke lutut, berontak ke empu kaki."
- "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ketepian."
- "Beranak kandung beranak tiri."
- "Beranak menurut kata bidan."
- "Beranak tidak berbidan."
- "Berani karena benar, takut karena salah."
- "Berapa berat mata memandang, berat jugalah bahu memikul."
- "Berarak tiada berlari."
- "Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing."
- "Berbau bagai embacang."
- "Berbelok kucing main daun."
- "Berbenak ke empu kaki."
- "Berdawat biar hitam."
- "Berdiang di abu dingin."
- "Bergantung tiada bertali, bersalai tiada api."
- "Bergantung pada akar lapuk."
- "Bergantung pada tali rapuh."
- "Bergaduk-gaduk diri, saku-saku diterbangkan angin."
- "Berguru dulu sebelum bergurau."
- "Berguru ke padang datar, dapat rusa belang kaki."
- "Berguru kepalang ajar, bagai bunga kembang tak jadi."
- "Berhakim kepada beruk."
- "Berjagung-jagung sementara padi masak."
- "Berjalan pelihara kaki, berkata pelihara lidah."
- "Berjalan sampai ke batas, berlayar sampai ke pulau."
- "Berjenjang naik, bertangga turun."
- "Berkelahi dalam mimpi."
- "Berkelahi dengan perigi akhirnya mati dahaga."
- "Berkerat rotan berpatah arang."
- "Berkering air ludah."
- "Berlayar bernakhoda, berjalan bernan-tua."
- "Bermain air basah, bermain api terbakar."
- "Berniaga di ujung lidah."
- "Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian."
- "Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh."
- "Bersuluh matahari, bergelanggang di mata orang."
- "Bersuluh menjemput api."
- "Bertampuk boleh dijinjing, bertali boleh dieret."
- "Bertanam tebu di bibir."
- "Bertangkai boleh dijinjing."
- "Bertanjak baru bertinju."
- "Bertemu beliung dengan ruyung."
- "Bertukar beruk dengan cigak."
- "Besar berudu di kubangan, besar buaya di lautan."
- "Besar diambak tinggi dianjung."
- "Besar kapal besar pula gelombangnya."
- "Besar kayu, besar bahannya."
- "Besar pasak daripada tiang."
- "Betung ditanam, aur tumbuh."
- "Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa."
- "Biar alah sabung asalkan menang sosok."
- "Biar badan penat asal hati suka."
- "Biar dahi berlumpur asal tanduk mengena."
- "Biar kalah sabung asalkan menang sorak."
- "Biar lambat asal selamat."
- "Biar jatuh terletak, jangan jatuh terempas."
- "Biarpun kucing naik haji, pulang-pulang mengeong juga."
- "Bibir saya bukan diretak panas."
- "Biduk lalu kiambang bertaut."
- "Biduk satu nakhkoda dua."
- "Biduk upih, pengayuh bilah."
- "Binatang tahan palu, manusia tahan kias."
- "Bodoh-bodoh sepat, tak makan pancing emas."
- "Bondong air, bondong ikan."
- "Buah yang manis berulat di dalamnya."
- "Bukan air muara yang ditimba, sudah disauk dari hulunya."
- "Bukan biji tak mau tumbuh, tapi bumi tak mau terima."
- "Bulan naik matahari naik."
- "Bulan terang dihutan."
- "Bumi mana yang tiada kena hujan."
- "Bungkuk sejengkal tidak terkedang."
- "Buruk muka cermin dibelah."
- "Burung terbang dipipiskan lada."
- "Busuk berbau, jatuh berdebuk."
- "Busuk-busuk embacang."
Friday, April 29, 2011
Peribahasa (A)
- "Ada air ada ikan."
- "Ada aku dipandang hadap, tiada aku dipandang belakang."
- "Ada asap ada api."
- "Ada bunga ada lebah."
- "Ada gula ada semut."
- "Ada nyawa ada rezeki."
- "Ada nyawa, nyawa ikan."
- "Ada sama dimakan, tak ada sama ditahan."
- "Ada uang abang sayang, tak ada uang abang melayang."
- "Ada ubi ada talas, ada budi ada balas."
- "Ada udang di balik batu."
- "Ada umur ada rezeki."
- "Ada sampan hendak berenang."
- "Adakah air dalam tong itu berkocak, melainkan air yang setengah tong itu juga yang berkocak."
- "Adakah dari telaga yang jernih mengalir air yang keruh."
- "Adakah duri dipertajam."
- "Adapun manikam itu jikalau jatuh ke dalam lumpur sekalipun, niscaya tiada akan hilang cahayanya."
- "Adat air cair, adat api panas."
- "Adat ayam ke lesung, adat itik ke pelimbahan."
- "Adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah."
- "Adat diisi lembaga dituang."
- "Adat dunia balas-membalas, syariat palu-memalu."
- "Adat hidup tolong-menolong, syariat palu-memalu."
- "Adat juara kalah menang, adat saudagar laba rugi."
- "Adat lama pusaka usang."
- "Adat menyabung, adat gelanggang."
- "Adat muda menanggung rindu, adat tua menahan ragam."
- "Adat pasang berturun naik."
- "Adat periuk berkerat, adat lesung berdedak."
- "Adat rimba raya, siapa berani ditaati."
- "Adat sepanjang jalan, cupak sepanjang betung."
- "Adat teluk timbunan kapal, adat gunung tepatan kabut."
- "Air beriak tanda tak dalam."
- "Air besar batu bersibak."
- "Air cucuran jatuhnya ke pelimbahan juga."
- "Air diminum serasa duri."
- "Air ditetak takkan putus."
- "Air hujan jatuh kepelimbahan juga."
- "Air jernih ikannya jinak."
- "Air mata jatuh ke perut."
- "Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut."
- "Air pun ada pasang surutnya."
- "Air sama air kelak menjadi satu, sampah itu ke tepi juga."
- "Air susu dibalas dengan air tuba."
- "Air tenang menghanyutkan."
- "Air tenang jangan disangka tiada buayanya."
- "Air udik sungai semua teluk diranai."
- "Air yang dingin juga yang memadami api."
- "Air yang tenang jangan disangka tak berbuaya."
- "Akal akar berpulas tak patah."
- "Akal tak sekali tiba, runding tak sekali datang."
- "Akal singkat pendapat kurang."
- "Alah bisa karena biasa."
- "Alah limau oleh benalu."
- "Alah membeli menang memakai."
- "Alah sabung menang sorak."
- "Alang berjawab, tepuk berbalas."
- "Alang-alang berminyak biar licin."
- "Alu patah lesung hilang."
- "Anak anjing bolehkah menjadi anak musang jebat."
- "Anak cantik, menantu molek."
- "Anak dipangku dilepaskan, beruk di rimba disusukan."
- "Anak dipangku, kemenakan (keponakan) dibimbing."
- "Anak harimau tidak akan jadi anak kambing."
- "Anak polah bapa kepradah."
- "Anak seorang, penaka tidak."
- "Angan-angan mengikat tubuh."
- "Angan lalu paham tertumbuk."
- "Angin tak dapat ditangkap, asap tak dapat digenggam."
- "Angin yang berputar, ombak yang bersabung."
- "Angin bertiup layar terkembang."
- "Angkuh terbawa, tampan tinggal."
- "Anjing diberi makan nasi, bilakah kenyang."
- "Anjing ditepuk, menjungkit ekor."
- "Anjing galak, berani babi."
- "Anjing menggongong, kafilah berlalu."
- "Anjing mengulangi bangkai."
- "Anjing menyalak takkan menggigit."
- "Apa yang ditanam itulah yang tumbuh."
- "Apa yang ditabur itulah yang tuai'"
- "Api kecil baik padam."
- "Api padam puntung berasap."
- "Api padam puntung hanyut."
- "Arang habis besi binasa."
- "Arang itu jikalau dibasuh dengan air mawar sekalipun tidak akan putih."
- "Arang tersapu dimuka."
Monday, April 18, 2011
Makanan Pendongkrak Libido
Lupakan viagra, konsumsi saja makanan alami ini untuk bangkitkan libido.
Apa yang dihasilkan dilakukan oleh tubuh, tergantung dari apa yang Anda makan. Termasuk dalam hal membangkitkan gairah bercinta bersama pasangan. Ada beberapa makanan yang dapat membangkitkan libido Anda sehingga kegiatan bercinta akan semakin menyenangkan. Agar semakin bergelora, Anda harus bisa menikmati makanan tersebut dengan cara yang 'berbeda'.
1. Seledri
Mungkin tidak pernah terbayang dalam pikiran Anda untuk memakai seledri sebagai makanan pendongkrak libido, tetapi tanaman hijau segar ini sangat manjur. Seledri mengandung androstone, sebuah hormon untuk mengeluarkan aroma khas pria yang akan membuat wanita langsung turn on.
Menikmati dengan seksi: Iris tipis seledri dan letakkan di dalam wadah. Biarkan pasangan Anda menaburkan seledri itu di atas perut Anda lalu memakannya secara langsung.
2. Kerang
Kerang adalah hasil laut yang telah lama dipercaya dapat membangkitkan libido dengan menghasilkan sperma berkat kandungan seng yang kaya pada kerang dan memproduksi hormon testosteron yang dapat meningkatkan libido. Dengan begitu, Anda dan pasangan bisa sama-sama bergairah.
Menikmati dengan seksi: Bersihkan cangkang kerang dengan menyikatnya. Jika tidak suka kerang mentah, rebus dengan sedikit jahe dan lemon. Kemudian nikmati dengan menghisapnya. Suara hisapan ini akan menjadi sensasi foreplay yang menyenangkan.
3. Pisang
Apakah Anda tersenyum setelah sampai pada bagian ini? Pisang segar mengandung enzim bromelain yang dapat meningkatkan libido dan mencegah impotensi pada pria. Selain itu, pisang juga mengandung potasium, vitamin B dan riboflavin yang dapat menjaga kesegaran tubuh selama bercinta.
Menikmati dengan seksi: Potong-potong pisang dalam bentuk bulatan. Kemudian tata di atas tubuh Anda yang sudah tidak memakai sehelai benang. Pasangan Anda akan senang dan menghabiskan pisang itu untuk sesi yang lebih panas.
4. Alpukat
Jangan takut dengan lemak pada alpukat, karena lemak buah ini lemak baik. Suku Aztez pada jaman dahulu menyebut alpukat sebagai buah testis. Dan hal itu terbukti pada penelitian yang memaparkan bahwa alpukat memiliki asam folat yang tinggi, yang bisa melancarkan proses perubahan protein menjadi energi yang dibutuhkan selama bercinta. Tidak hanya pada pria, tetapi juga wanita.
Menikmati dengan seksi: Belah alpukat menjadi dua, buang bijinya. Colek bagian dagingnya yang empuk, lalu biarkan pasangan Anda menikmatinya dari jari-jari Anda. Begitu juga sebaliknya.
5. Mangga, Peach, dan Strawberry
Ketiga buah ini mengandung vitamin C yang banyak... ah... Anda tidak perlu terlalu banyak untuk mengetahui kandungan nutrisi ketiga buah ini. Yang pasti, foreplay Anda akan sangat menyenangkan bila diselingi dengan buah-buahan yang memiliki tekstur kenyal, juicy, sekaligus lengket. Anda bisa memakai ketiganya untuk bereksperimen.
Menikmati dengan seksi: Cuci dan potong buah tersebut. Anda bisa meletakkannya di atas tubuh pasangan Anda dan menjilatinya. Ingin sensasi oral seks yang berbeda, lumuri saja daerah di sekitar Mr P pasangan dengan jus buah tersebut.
6. Coklat
Yup, ini adalah makanan kesukaan para wanita sekaligus dapat mendongkrak libido. Kandungan phenylethylamine dalam coklat akan membuat wanita merasa sangat dicintai. Dan rahasia seks hebat dari wanita adalah perasaan tersebut. Selain itu, anti-oksidan dalam coklat juga mampu menjaga sistem kekebalan tubuh.
Menikmati dengan seksi: Lelehkan coklat hitam, letakkan pada sebuah mangkuk kecil hingga hangat. Tuang saja coklat itu pada bagian tubuh pasangan yang ingin Anda 'nikmati'. Hmm... sounds so yummy, right? (kpl/RIZ)
source : yahoo
Saturday, April 16, 2011
6 Tatanan Rambut Terburuk
6 Tatanan Rambut Terburuk Selebritas Indonesia
Seleb juga manusia. Mereka pernah mengambil setidaknya satu keputusan buruk yang berhubungan dengan penampilan. Bahkan artis semodis Agnes Monica pun pernah tampil dengan rambut layaknya "alay". Berikut ini 6 tatanan rambut terburuk yang pernah ditampilkan oleh seleb Indonesia.
Agnes Monica dan rambut "alay"

Agnes dikenal selalu inovatif dalam penampilan, bahkan tak jarang jadi trendsetter di bidang fashion dan kecantikan di Indonesia. Termasuk saat ia meniru gaya rambut Harajuku di tahun 2005. Tak ada yang salah dengan gaya Harajuku, tapi potongan rambut pendek di puncak kepala dengan kombinasi 3 warna ini sepertinya bukan pilihan yang baik.
Melly Goeslaw dan rambut “mad scientist”

Bahkan sebelum Lady Gaga dikenal karena penampilannya yang nyentrik, Indonesia sudah lama punya Melly Goeslaw yang selalu tampil unik bin ajaib di atas panggung. Namun untuk tampilan sehari-hari, vokalis band Potret ini biasanya tak pernah aneh-aneh. Kecuali saat ia mewarnai rambutnya jadi abu-abu dengan model kaku bagaikan ilmuwan gila di film-film fiksi ilmiah.
Mulan dan rambut kriwilnya

Secantik apa pun wajahnya, jika diberi rambut superkriwil dengan warna merah ngejreng, tak ada yang bisa tetap cantik. Mulan contohnya. Ia kemudian tetap bertahan dengan rambut merah, tapi setidaknya dengan model yang jauh lebih baik.
Pinkan Mambo dan rambut boneka

Demi mendapatkan rambut panjang dan pirang yang indah, Pinkan mengaku sampai harus menyambangi salon di luar negeri dan membayar jutaan rupiah. Namun pada suatu waktu, ia tampil di atas panggung dengan rambut pirangnya dibuat keriting dan menumpuk di atas kepala bagaikan boneka Barbie gagal produksi.
Sania dan rambut pirangnya

Tak ada salahnya mewarnai rambut jadi pirang bak aktris-aktris Hollywood. Tapi jangan lupa memilih gradasi warna pirang yang sesuai dengan jenis rambut dan warna kulitmu. Salah pilih warna, bisa-bisa hasilnya seperti rambut pirang Sania ini.
Trie Utami dan rambut air mancur

Balita memang terlihat lucu dengan rambut dikuncir tinggi bak air mancur. Tapi jika umur kita sudah tak lagi anak-anak, sebaiknya tinggalkan gaya rambut ini. Trie Utami sepertinya lupa akan hal ini, atau dia merasa gaya rambut kuncir tinggi masih populer seperti di tahun 80’an.
Source by : yahoo
Friday, April 15, 2011
Tips Menkes tentang gatal karena ulat
Gatal Kena Ulat Bulu, Ini Tips dari Menkes
Konten Terkait
Ulat bulu
VIVAnews - Ulat bulu telah mewabah di Indonesia. Binatang itu telah menyerang belasan ribu pohon di Jawa Timur, Bali, NTB, Jakarta dan terakhir di Yogyakarta.












