Thursday, August 16, 2012

Aku aku dalam kerimunan Indonesia

semuanya baik. Amin.
-----------------
Aku, rindu masa-masa yang aku sebut konon. Konon katanya, dulu semua bersatu padu. Kini katanya, semua berpadu dalam keinginannya masing-masing.
-----------------
Aku, rindu masa merebut kejayaan. Masa melawan tentara sekutu, demi tercapainya kedaulatan yang sejalan dengan kehidupan masyarakat. Dimana yang dari dulu bersemangat untuk terciptanya masyarakat madani. Setidaknya, aku senang. Tahun ini, status negara ini masih bukan jajahan. Setidaknya bangsa ini punya status. Namun, sekedar status bukanlah mau ku. Bukanlah mau ibu dan bapak ku. Bukan juga mau teman-temanku. Apalagi mau pejuang-pejuang terdahulu. Apa yang terjadi pada bangsa ini? Bukankah status sudah didapat? Lalu mau kita apakan bukan jajahan itu. Mari buka lebar-lebar mata ini, kita memang bukan jajahan. Bukan jajahan bangsa lain. Tapi aku rasa, kita jajahan nasionalis. Kita dijajah atas orang-orang kita sendiri. Orang-orang yang berjanji mengabdi pada bangsa, atas dasar nasionalisme, yang ternyata itu bukanlah prioritas utama. Yang aku tahu, mayoritas memenangi minoritas. Dan benakku memikirkan akan adanya ketidak-benaran dalam politik. Yang sebenarnya, kami bukanlah mayoritas yang seharusnya. Kami adalah mayoritas yang kondisional, yang tak tertumbuh akar dalam jiwa dan masih buta arah secara parsial. Yang akhirnya akan buta total karena untaian kata dan lekuk-lekuk para atasan.
-----------------
Aku, sebenarnya gak tahu apa-apa mengenai bangsa ini. Aku jauh dilahirkan sesudah proklamasi. Dan aku kira, sudahlah aku menikmati apa jerih payah usaha orang terdahulu. Ada peribahasa, bersusah-susah dahulu bersenang-senang kemudian. Mungkin ini salah satu contohnya? Kemerdekaan. Yang aku pelajari selama aku bersekolah, adalah mengamalkan pancasila dalam kehidupan nyata. Aku pribadi kurang memahami bagaimana pengamalan itu dapat kulakukan. Yang jelas, bagaimanapun. Disini saya dilahirkan, bangsa ini adalah bangsa yang harus saya cintai. Dan saya harap, ada yang bisa saya bantu untuk negara ini.
-----------------
Aku tahu ada apa di bangsa ini ahaha. Sumber daya alam yang kaya, berbagai etnis suku dan budaya, keramahan rakyat, kependudukan yang sangat padat, keramaian lalu lintas, pencurian, pemerkosaan, dan lain-lain. Ohiya, korupsi. Bagaimana bisa aku melupakan hal itu? Dan.... Apa aku lupa menyebutkan sumber daya manusia? Tidak, aku rasa aku tidak mau menyebut itu. Aku rasa, disini bukan tempat dimana pendidikan bisa dihargai sebagaimana harusnya. Lagipula, ada yang berkata padaku. Belajar itu tempatnya dimana saja, di sekolah, rumah, taman, bahkan pasar. Belajar juga bukan terpaku pada pelajaran di pendidikan formal saja. Ya, yang pintar pintar, yang bodoh bodoh. Kaya semakin kaya, miskin semakin melarat. Pintar dapat posisi, sehabis itu lupa daratan. Bergabung bersama yang kaya-kaya individualis. Yang terkubur oleh harta sendiri tanpa mereka ketahui.
-----------------
Aku. Senantiasa menanamkan rasa cinta tanah air di lubuk hati setiap orang. Meskipun itu semua belum berhasil, aku selalu berusaha agar setiap orang tidak kacang lupa kulitnya. Aku mengerti, pasti pejuang proklamasi tidak ingin melihat apa yang telah mereka capai, menjadi buruk seperti ini. Hal kecil seperti membuang sampah di tempatnya, kami masih tidak mengerti. Bagaimana tentang perjuangan yang sebenarnya? Aku rasa kita sudah jauh diluar jalur, sangat jauh. Aku sangat ingin semuanya berada pada jalur sesuai rencana dan cita-cita rakyat serta bangsa ini seperti terdahulu. Dan yang aku butuhkan adalah kebersamaan. Aku tak mungkin berada di jalur itu sendirian, aku adalah makhluk sosial. Yang jelas, aku akan provokasi agar semua dapat ber-bhineka tunggal ika. Dimulai dari lingkup kecil, hingga meluas. Meskipun suatu saat nanti aku sudah dipanggil Yang Maha Kuasa ini semua belum bisa berjalan. Yang terpenting, aku meninggalkan dunia ini, dalam rangka mempersatukan rakyat dibawah bendera yang sampai kapanpun akan terus berkibar di hatiku.

-----------------
Aku, yang tanpa menjadi subjek utama. Hanya berharap bangsa ini terus maju. Dan


Tuliskan apa yang ingin kau tuliskan mengenai Bangsa ini! Selamat Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang ke-67


-----------------
Aku, yang tanpa menjadi subjek utama. Hanya berharap bangsa ini terus maju. Dan 
semuanya baik. Amin.
-----------------
Aku, rindu masa-masa yang aku sebut konon.

No comments:

Post a Comment